sitaa08's blog

Just another weblog

Lama absen menulis di mana pun dalam bentuk apapun…

Saya jadi kangen… Pusingnya mencari diksi yang tepat, membangun sintaksis, berdebat dengan editor…

Hohoho…

Merindukan itu semua…

Bukan karena tidak ada kesempatan, tapi kurang jeli dan gigih menangkapnya

Belum lagi rasa yang sudah lama tak diolah, jadi kaku kurang mengalir…

Semoga langkah menulis -Blog- ini bisa memecah kebuntuan ide

Menjadi momentum tepat untuk kembali ke hobby yang hampir 3 tahun ditinggalkan

Menyapa kembali Farid “Mengeja Asa”, Wira “Ajariku Bijaksana”, Tata “Cahaya Cinta di Mata Bunda” dan Eka “Jangan Lagi Menggugat Tuhan”

Menghidupkan karakter-karakter lain lagi…

Mari menulis!

Hari ini tepat hari ketiga fasilitas listrik di Fapet IPB mati.

Panik…

Kacau…

Berantakan…

Hari Senin kami harus menerima kuliah dengan keadaan yang mengenaskan

Hari ini, Selasa (30/11) 3 praktikum kami terpaksa dicancel karena tidak ada listrik. Itu artinya:

1. Kami harus mencari hari pengganti lain untuk praktikum <sangat tidak efisien waktu>

2. Proses belajar kami jadi terhambat

TIDAAAAAAAAAAAAAAAKKKKKKK!!!!

Sebenarnya ada hal lain yang saya fikirkan…

Saat ini kami mahasiswa Fapet IPB jurusan TPT sedang melaksanakan praktikum penetasan telur

Tidak ada listrik berarti….????

Ya… praktikum kami terancam gagal karena tidak ada listrik sebagai sumber panas mesin tetas selama 3 hari 3 malam

Pusing…

Harus menyalahkan siapa kalo sampe telur2 itu tidak menetas????

Ironisnya, keadaan praktikum penetasan kami belum seberapa bila dibandingkan dengan duka mahasiswa tingkat akhir FMIPA (baca:FAMIPET= Fakultas MIPA di Fapet) yang researchnya harus diulang dari awal lagi karena mati listrik.Padahal yang bersangkutan seharusnya sudah bisa seminar pekan depan.

Apapun alasannya, semoga kejadian mati listrik ini tidak terulang lagi…

Cukup sekali ini!

Kalaupun ada kejadian seperti ini, harapannya pihak2 terkait segera melakukan tindakan untuk meminimalisir kerugian akibat mati listrik agar cerita panjang tentang “kecelakaan akibat mati listrik” tidak terus berlajut…

Untuk teman2 Fapet,  bagaimanapun keadaannya kita harus tetap SEMANGAT!!!!!!

Bila ada yang bertanya kenapa saya masuk Fapet 2 tahun yang lalu… jawabannya adalah “terpaksa”

Namun setelah menjalani semester awal di Fakultas Peternakan IPB, jawaban itu berubah 180 derajat…Jatuh cinta pada “pengalaman” pertama! Begitu kira-kira… Mendengar berbagai pencerahan dari Bapak/Ibu Dosen, melihat kesuksesan alumni di berbagai bidang peternakan, dan menekuni kesibukan demi kesibukan di kandang membuat saya terbuka untuk menerima bahwa Fapet adalah jalan hidup saya…

Semakin mendalami berbagai keilmuan di Fapet, saya semakin jatuh cinta….karena:

Melalui Fapet, saya akan berkontribusi untuk mencerdaskan bangsa. Berjuang bersama insan peternakan yang lain untuk menyediakan protein hewani yang penting bagi masyarakat. Bersama Fapet, saya telah menapaki beberapa tempat spektakuler yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Dalam naungan Fapet, saya dapat mengembangkan diri  menjadi orang yang lebih tangguh…

Saat ini Peternakan merupakan subsektor pertanian yang mulai diperhitungkan keberadaannya. Walaupun belum semaju sektor pertanian lain, peternakan mulai merangkak untuk ikut menjadi pilar pembangunan Indonesia. Program Swasembada Daging 2014 dan Sarjana Membangun Desa merupakan suatu langkah awal untuk memajukan peternakan Indonesia. Tentu saja harus ada sumber daya manusia yang mampu dan mau mewujudkan 2 program tersebut. Merupakan suatu kehormatan besar bagi saya, seorang mahasiswa peternakan, setelah lulus nanti saya dapat berkontribusi dalam program tersebut.

Sesuai mayor saya  Teknologi Produksi Ternak, kelak setelah lulus dari Fapet selain tetap menjadi seorang akademisi di bidang peternakan, saya ingin membangun usaha yang bergerak di bidang produksi dan pengolahan hasil peternakan, seperti yang dilakukan oleh Bob Sadino -yang bukan alumni peternakan-. Karena saya alumni peternakan, saya optimis, suatu hari nanti impian saya akan lebih mudah terwujud.

Menjalani masa-masa studi ini akan semakin menyenangkan dengan ditemani impian-impian itu. Love Fapet so much….

Ahoy…Ahoy…Ahoy…!